Udah 2 minggu ini si ibu pindah sementara ke Jakarta Tangerang, Bintaro tepatnya. Mengurus keponakan gw yang ditinggal bundanya kerja. Terpaksalah gw bertindak sebagai ibu rumah tangga gadungan yang bisanya cuma sok ngatur menu harian. Tapi lama – lama seru juga, belanja bahan – bahan di supermarket (belum tertarik untuk pergi ke pasar tradisional), mikir masak apa tiap hari, nyoba – nyoba masak yang gampang, skill pun mulai terasah, saaaahh…
Salah satu menu pertama yang gw masak sendiri minggu lalu adalah oseng – oseng daging cincang (nama ini baru aja gw karang). Menu ini bisa dibuat oleh anak SD sekali pun (soalnya gw diajarin masak ini oleh Uwa waktu gw masih SD). Bahan – bahan yang dibutuhkan:
1. Daging cincang (0,25 kg).
2. Bawang putih (cukup 1 siung), cincang/potong kecil dengan gaya cepet ala koki-koki di TV.
3. Bawang bombay (cukup 1/2 potong), potong – potong sesuai selera.
4. Mentega (1/2 sendok teh) dan sedikit minyak goreng (kira – kita 7/8 sendok teh
).
5. Garam, merica, kaldu bubuk (optional).
Yang dibutuhkan adalah sebuah katel teflon – anti lengket dan sendok kayu untuk mengaduk. Pertama – tama, tumis kedua jenis bawang dengan mentega dan minyak sampai harum tapi jangan gosong. Lalu masukkan daging cincang dan aduk – aduk dengan api sedang. Jangan lupa masukkan garam, merica, dan kaldu bubuk secukupnya. Masak sampai matang berwarna kecoklatan dan tercium wangi yang bikin laper. Jika berwarna coklat tua atau kehitaman berati masaknya kelamaan atau apinya kegedean (semi-gagal). Sajikan bersama sambal botol bila suka pedas.
Hehehe, cemen banget ya masaknya? Biarin ah, yang penting enak (karena ga ada pilihan lain)..