Archive for the 'friends' Category

High quality jomblo

December 8, 2009

Selalu ada saja obrolan renungan di rumah kami. Weekend lalu, kami sempat membahas, bagaimana wanita Indonesia dengan tingkat pendidikan yang agak tinggi atau karir yang melejit pada umumnya malah akan mengalami kesulitan mendapat pasangan, karena pada posisi tersebut bisa dibilang terjadi peningkatan kualitas (ini diluar konteks  jodoh di tangan Tuhan dan bukan benar atau salah, hanya pembicaraan ngalor – ngidul).

Tema pembicaraan itu kemudian mengingatkan gw dengan chat gw dengan seorang teman wanita yang membuat gw terangkat dan terjatuh dalam satu waktu. Teman ini bukanlah seorang teman dekat, dia adalah salah satu teman kuliah yang akan menikah bulan Desember ini. Perbincangan kami tak jauh dari tema ‘menikah’ dan ‘jodoh’. Di tengah – tengah obrolan, ada dong gw menyelipkan basa-basi (yang mungkin berhadiah) dengan bilang:

“Cariin lah jodoh buat saya…’”, dan langsung saja dijawab:

“Ah nyariin jodoh buat kamu mah susah, beban buat saya! Soalnya kamu high quality jomblo.”

Oke, sesaat gw lega, seorang wanita bilang kalau gw ‘high quality’ boooo *tertawa bangga karena habis dipuji*.

Kemudian, hanya selang beberapa detik, gw tersadar.. apakah maksudnya ‘high quality’ dengan tambahan kata2 ’susah’ dan ‘beban’ di awal kalimatnya? apakah gw akan susah dapet jodoh?!?! APAAA?!! APA MAKSUDNYA ITUUU?! (hahaha, mulai murka deh gw..)

Muka Pasaran

November 29, 2009

Kejadian dibilang mirip seseorang sering banget menimpa gw. Pertanyaan standar:

“Punya kakak atau saudara namanya XX? Mirip bangeeet..”

atau

“Kayaknya kita pernah ketemu dimana ya, familiar deh..”

Gw kira itu hanya terjadi di kalangan warga Indonesia saja. Ternyata gw salah. Kunjungan gw ke Madrid beberpa saat lalu membuktikan hal ini.

Saat ikut datang ke undangan salah satu temannya teman, seorang ibu – ibu Spanyol bilang ke temen gw -in Spanish- kalau dia familiar sekali dengan wajah gw. Temen gw bilang, kalau gw baru aja tiba di Madrid sehari sebelumnya. Dia tetep keukeuh dan bilang kalau mungkin dia melihat foto2 gw di FB temen gw itu. Padahal, gw dan temen gw ini baru aja kenal dan baru aja ‘friend’ di FB.

Hmmm memang sih mereka sering bilang ‘familiar’ tapi itu kan hanya bahasa halus dari “muka lo pasaran deh” hahaha..

Jadi penasaran, sepasaran itu-kah muka gw?

Bagaimana cara menghadapi undangan pernikahan mantan?

November 13, 2009

Ini adalah hasil perbincangan gw dan housemates pada saat gw sedang down-down-nya karena si mantan -yang saat itu baru putus 3 bulanan- memberi tahu kalau dirinya sudah punya niatan menikahi wanita lain dan akan melakukan pertemuan keluarga. Lucu -dan miris- sebenernya kalau mengingat masa – masa itu dan bagaimana gw membicarakan ini di rumah.

Salah seorang housemate gw yang mantannya menikah duluan teringat akan pengalaman ini dan berbagi dengan gw. Sahabat housemate gw ini menulis di blognya mengenai pilihan akan pertanyaan:

“Jika mantan lo menikah duluan dan saat itu lo masih single, bagaimana cara lo menghadapi undangan pernikahan mantan lo?”

A. Datang bersama seorang cowo ganteng-sempurna-yang-entah-siapa-itu, buat nunjukkin kalo lo bahagia dengan cowo yang lebih oke.
B. Datang rame – rame bersama teman – teman dekat.
C. Tidak datang sama sekali.
D. Datang sendirian (tentu saja dengan tampil sangat cantik).

Housemate gw memilih option D. Datang sendirian! Bahkan dia datang ke akad nikah mantannya. Entah bagaimana itu rasanya. Tapi ya mungkin mantannya menikah setelah beberapa lama putus, bukan dalam itungan beberapa bulan atau satu tahun.

Oke, waktu itu gw ga bisa milih option mana pun, secara masih labil – labilnya. Dulu gw pikir, posisi gw yang di luar negeri mungkin menguntungkan karena gw ga usah ambil pusing. Tapi saat ini gw sepertinya akan memilih option D juga, hahaha *ikut2an mode on*. Housemate gw yang satunya akan memilih option A, secara pride dia yang paling tinggi, hihihihi.

Kemudian kita menciptakan option baru:

E. Datang bersama seorang bayi atau balita dan bilang -dengan wajah ikhlas pasrah- di depan si mantan (dan mempelai wanita beserta keluarga): “Nak, salim sama ayah… itu ayah kamu…”

Wakakakkakakkakaka… sinetron abis! Seru banget kayaknya kalau memilih option E. Jadi ingin coba, atau ada yang mau coba duluan? :D

November

November 2, 2009

Bulan ini banyak sekali event dan banyak yang akan gw lewati, terutama undangan pernikahan. Anyway, jadi inget, beberapa minggu kemaren rasanya udah banyak banget nikahan yang gw lewatin, temen smp-sma-kuliah.. dan bulan ini, sahabat gw ini, akan nikahan (check for her nice wedding blog here). Congrats!!

Selain itu, banyak banget temen deket gw yang ulang taun bulan ini. Entah mengapa. Mulai dari sahabat sejak SMP dan paling banyak adalah temen deket waktu s1. Bahkan, one of my new best friends baru saja kemaren ulang taun. Yang paling ajaib, kedua house mates gw saat ini ulang taun bulan November.

Pokoknya bulan ini akan membanjiri orang – orang dengan ucapan Selamaaaaat! :)