Seni musik

January 9, 2009

Ga tau kenapa, tiba – tiba keingetan pelajaran seni musik waktu SMA dulu. Pelajaran paling menyenangkan. Salah satu ujiannya adalah Primavista. Dalam ujian ini para murid dipanggil satu – satu ke meja guru dan memilih sehelai dari beberapa kertas yang posisinya terbalik. Kejutan, di balik tiap kertas tadi tertulis sebaris untaian not angka dimana si murid harus menyanyikan not tersebut di depan sang guru. Seru. Deg – degan dan bingung, takut sumbang, takut salah ambil nada dasar dan takut salah sebut. Ditambah lagi sang guru dengan mukanya yang cukup dingin dan dikenal cukup galak. Awalnya tampak mudah dan simpel. Kenyataannya? ga banyak yang lolos. Heuheu. Lucunya, yang nileinya di atas 6.5 (kalau gak salah) namanya akan disebut dan dipanggil untuk ikut ekskul paduan suara, walau ga wajib.

Oya, si bapak guru pun cukup antik, dengan gaya yang sangat perlente dan tampak sangat berwibawa, akan berjalan masuk kelas dengan membawa gitar dan tak lupa: GARPU TALA. Btw, guru ini juga merangkap guru Fisika, walau gw ga pernah diajar. Di kelas, si bapak membagi kami – kami ini menjadi beberapa suara dan akan bernyanyi bersama dengan alunan gitarnya. Eh ya, sebelumnya tidak lupa: Pemanasan! Gile, seru banget ya. Lebih asik lagi waktu ikutan ekskul paduan suara, gw dapetĀ  ilmu – ilmu menyanyi secara serius (walau udah lupa) dan tentu saja, ga setegang kalau diajar di kelas. Hihi, jadi kangen banget pelajaran seni musik….

Leave a Reply